Lebih Dari Sekadar Peta:
Perjalanan 16 Tahun Galerigis
Halo, saya Handy Rusydi.
Mungkin Anda mengenal Galerigis sebagai penyedia software peta. Namun, di balik baris kode aplikasi ini, ada perjalanan panjang selama 16 tahun yang dimulai dari rasa penasaran seorang lulusan kehutanan.
Bermula dari Rumah, Bukan Kantor Mewah
Mundur ke tahun 2009-2010. Saat itu, mendapatkan data digital (file SHP) susahnya setengah mati.
Saya baru saja lulus kuliah dan masih tinggal bersama orang tua. Dari sebuah rumah kecil 60
meter dan koneksi internet seadanya, saya belajar membuat website secara otodidak. Mulai dari
mengulik opencart hingga blogspot.
Nama awalnya agak unik: Konkomsite (Konservasi Komputer), sebelum akhirnya saya memberanikan
diri membeli domain Galerigis.com pada April 2010. Visi saya sederhana waktu itu: "Saya punya
banyak data peta, dan banyak orang butuh. Mengapa tidak saya bantu mereka?"
Era Keemasan & Klien Google
Tanpa media sosial, tanpa iklan berbayar, hanya bermodalkan ketekunan memahami mesin pencari
(SEO), Galerigis meledak.
Periode 2011 hingga 2014 menjadi bukti bahwa kebutuhan spasial di Indonesia sangat besar. Klien
datang dari mahasiswa yang sedang skripsi hingga instansi besar. Salah satu momen paling
membanggakan adalah di tahun 2012, ketika Google Indonesia resmi membeli data Peta Administrasi
Indonesia dari Galerigis.
Transformasi & Manajemen Proyek
Seperti roda yang berputar, pasar berubah di tahun 2015. Penjualan data menurun. Saya banting
setir menjual Buku GIS dan mulai mendalami pemrograman WebGIS.
Siapa sangka, seorang pembeli buku saya justru membuka gerbang kesempatan baru dengan mengajak
mengerjakan proyek WebGIS. Kepercayaan itu berlanjut bertahun-tahun.
Puncaknya di tahun 2021, saya memimpin tim kecil bersama dua rekan solid. Kami berhasil
menyelesaikan 15 Proyek WebGIS dalam satu tahun. Sebuah maraton koding yang melelahkan namun
membanggakan.
Kolaborasi Global (Mitra Alibaba China)
Tantangan naik kelas di tahun 2023. Saya bergabung dengan perusahaan di Jakarta sebagai Product
Manager.
Di sini, saya tidak menulis kode, melainkan berperan vital sebagai "Jembatan Teknis". Tugas saya
adalah menerjemahkan kebutuhan kompleks dari rekan-rekan kantor menjadi spesifikasi teknis yang
bisa dieksekusi oleh tim developer dari Alibaba China.
Berbekal pengalaman coding, saya mengawal komunikasi lintas negara ini hingga sistem tersebut
rampung sepenuhnya di awal 2026.
Lahirnya Galerigis Pro
Di tengah kesibukan tersebut, jiwa entrepreneur saya kembali terpanggil.
Di tahun 2025, didorong oleh kebutuhan mendesak ("The Power of Kepepet") dan kolaborasi dengan
teknologi AI, lahirlah Galerigis Pro. Software ini adalah jawaban bagi mereka yang butuh alat
pemetaan desktop yang ringan, cepat, dan bisa diandalkan tanpa koneksi internet.
Dibuat oleh Praktisi GIS,
Bukan Sekadar Programmer.
"Software ini lahir dari 16 tahun pengalaman lapangan. DNA-nya adalah Spasial.
Saya paham betul rasa frustrasi saat peta 'loncat' ke tengah laut atau Afrika karena salah format UTM & Geografis.
Saya mengerti rumitnya data lapangan, dan semua solusi untuk masalah itu sudah saya tanamkan di sini."
Handy Rusydi, Founder Galerigis
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan Galerigis.
Mari terhubung di LinkedIn Saya