SHP to KML Converter

Konversi Shapefile ke Google Earth (KML) untuk berbagi peta dengan mudah.

Convert Shapefile (ZIP) to KML

Upload file .zip yang berisi minimal (namapeta.shp, .shx, .dbf).
Wajib sertakan file .prj agar posisi peta tidak lari.

Loading Engine...

Drag & Drop file .zip disini

atau klik untuk memilih file

Butuh Edit atau Validasi Data SHP?

Galerigis Pro bisa buka, edit, dan validasi Shapefile Anda secara visual. Lengkap dengan digitasi manual dan export langsung ke Excel!

Galerigis Pro Logo
Eksis Sejak 2010 β€’ 16 Tahun di Industri GIS

Transformasi dari Penyedia Data Peta,
Menjadi Software GIS Terpercaya

Memulai langkah tahun 2010, Galerigis kini dipercaya oleh lebih dari 900+ User mulai dari mahasiswa, konsultan, instansi pemerintah, hingga Google Indonesia untuk kebutuhan data spasial mereka.

900+
Active Users
16 Thn
Pengalaman
4.8/5
Customer Rating

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kenapa posisi peta melenceng?
Pastikan file .prj disertakan dalam ZIP. Tanpa file .prj, sistem tidak dapat mendeteksi proyeksi data Anda sehingga posisi peta bisa melenceng.
Apa bedanya KML dan KMZ?
KML adalah format XML standar Google Earth. KMZ adalah versi terkompresi (ZIP) dari KML β€” ukurannya lebih kecil dan lebih cepat dibuka di Google Earth.
Apakah data saya aman?
Sangat aman. Proses konversi terjadi 100% di dalam browser Anda (Client-Side). File Anda tidak pernah diunggah ke server kami, sehingga privasi data Anda terjamin sepenuhnya.
Apa bedanya dengan Galerigis Pro?
Tools ini adalah utilitas konversi praktis. Sedangkan Galerigis Pro adalah Desktop GIS yang didesain untuk membuka, menata layout (styling), dan memvisualisasikan data spasial, tanpa tergantung koneksi internet.

Panduan Lengkap Konversi Shapefile ke KML

Apa itu Format Shapefile (SHP)?

Shapefile adalah format data geospasial vektor yang dikembangkan oleh Esri dan menjadi standar de facto industri GIS. Hampir semua software GIS profesional β€” mulai dari ArcGIS, QGIS, Global Mapper, hingga MapInfo β€” mendukung format ini secara native.

Satu Shapefile lengkap terdiri dari beberapa file komponen yang harus selalu berada bersamaan:

  • .shp β€” Geometri fitur (titik, garis, atau poligon)
  • .shx β€” Index spasial untuk akses data lebih cepat
  • .dbf β€” Tabel atribut dalam format dBase III+
  • .prj β€” Definisi sistem proyeksi dan koordinat (WKT format)
  • .cpg β€” Character encoding (biasanya UTF-8)

⚠️ Penting: Untuk upload ke converter ini, semua file komponen Shapefile harus dikemas dalam satu file .zip. Minimum yang diperlukan: .shp, .shx, dan .dbf. Sangat direkomendasikan menyertakan .prj agar posisi peta tidak melenceng.

Apa itu Format KML?

KML (Keyhole Markup Language) adalah format file berbasis XML yang dikembangkan oleh Google untuk menampilkan data geografis di Google Earth dan Google Maps. KML menjadi standar terbuka yang dikelola oleh OGC (Open Geospatial Consortium).

Keunggulan utama KML dibandingkan Shapefile untuk keperluan sharing:

  • Mudah divisualisasikan β€” Cukup double-click untuk buka di Google Earth
  • Self-contained β€” Satu file berisi semua informasi (geometri + atribut + styling)
  • Cross-platform β€” Bisa dibuka di desktop, web, dan mobile
  • Gratis β€” Google Earth tersedia gratis untuk semua orang

Kenapa Perlu Konversi SHP ke KML?

1. Presentasi ke Klien atau Stakeholder

Klien, pimpinan, atau stakeholder proyek umumnya tidak memiliki software GIS. Dengan mengkonversi Shapefile ke KML, mereka bisa melihat data peta langsung di Google Earth yang mudah digunakan. Ini jauh lebih efektif daripada mengirim screenshot peta statis.

2. Kolaborasi Tim Lapangan

Tim surveyor dan operator lapangan bisa membuka file KML di Google Earth mobile pada smartphone. Ini memungkinkan mereka melihat batas area, rute survey, atau lokasi titik sampling langsung di lapangan tanpa install software tambahan.

3. Visualisasi 3D dengan Terrain

Google Earth menyediakan tampilan terrain 3D yang imersif β€” fitur yang tidak selalu tersedia di software GIS gratisan. Untuk proyek yang melibatkan analisis kemiringan lereng atau perencanaan jalur jalan, visualisasi 3D sangat membantu.

4. Integrasi dengan Google Ecosystem

File KML bisa langsung di-import ke Google My Maps untuk kolaborasi online, di-embed ke website, atau dibagikan via Google Drive. Ekosistem Google yang terintegrasi membuat distribusi data peta jauh lebih mudah.

5. Archiving dan Dokumentasi

File KML yang ringkas (satu file, bukan multi-file seperti SHP) lebih mudah diarsipkan dan didokumentasikan dalam sistem manajemen proyek.

Perbedaan Output: KML vs KMZ

Tool ini mendukung dua format output yang bisa dipilih via radio button:

AspekKMLKMZ
FormatXML plain textZIP compressed
Ukuran fileLebih besarJauh lebih kecil (50-80% lebih kecil)
EditableYa (text editor)Tidak langsung
SharingOK untuk data kecilIdeal untuk email & cloud
Resource tambahanTidak supportBisa include icon, image

Rekomendasi: Gunakan KMZ jika data Anda berisi banyak fitur (>100 polygon/point) untuk ukuran file yang jauh lebih kecil. Gunakan KML jika Anda perlu mengedit file output secara manual. Jika Anda sudah pasti ingin KMZ, gunakan halaman SHP to KMZ kami yang langsung menghasilkan format terkompresi.

Cara Menggunakan Converter Ini

Langkah 1: Persiapan File Shapefile

Kemas file Shapefile Anda ke dalam arsip .zip. Pastikan berisi:

  • Wajib: .shp + .shx + .dbf
  • Sangat direkomendasikan: .prj (proyeksi koordinat)
  • Opsional: .cpg (encoding karakter)

Langkah 2: Upload dan Pilih Format Output

Drag & drop file .zip ke area upload, lalu pilih format output: KML atau KMZ.

Langkah 3: Download Hasil

Proses konversi memakan waktu 2-5 detik. Hasil langsung didownload otomatis. Buka file KML/KMZ di Google Earth untuk melihat hasilnya.

Troubleshooting β€” Masalah yang Sering Terjadi

Problem #1: "Posisi Peta Melenceng / Lari ke Tempat Lain"

Penyebab utama: File .prj tidak disertakan dalam arsip ZIP.

File .prj berisi informasi sistem koordinat yang digunakan. Tanpa file ini, converter menganggap data menggunakan WGS84 β€” padahal mungkin sebenarnya menggunakan UTM atau sistem koordinat lokal Indonesia.

  • Solusi: Selalu sertakan file .prj dalam arsip ZIP
  • Jika file .prj hilang, gunakan UTM Zone Detector untuk mengidentifikasi zona UTM yang benar
  • Untuk data UTM kompleks, gunakan Galerigis Pro yang mendukung transformasi koordinat otomatis

Problem #2: "File ZIP Tidak Bisa Diproses"

  • Pastikan ZIP berisi minimal 3 file: .shp, .shx, .dbf
  • Jangan nested folder β€” file harus langsung di root ZIP
  • Pastikan semua file memiliki nama yang sama (misal: data.shp, data.shx, data.dbf)

Problem #3: "Atribut Tidak Muncul di Google Earth"

Data atribut dari file .dbf secara otomatis dikonversi menjadi description popup di KML. Jika popup kosong, kemungkinan file .dbf corrupt atau encoding tidak kompatibel.

Use Cases β€” Siapa yang Membutuhkan Tool Ini

1. Konsultan yang Mengirim Deliverable ke Klien

Workflow: proses data di QGIS/ArcGIS (SHP) β†’ convert ke KML β†’ kirim ke klien untuk review di Google Earth β†’ terima feedback β†’ revisi.

2. Perusahaan dengan Multi-Departemen

Tim GIS menyimpan data dalam Shapefile, tapi tim marketing, operasional, atau manajemen butuh visualisasi di Google Earth untuk presentasi dan decision-making.

3. Akademisi dan Peneliti

Hasil analisis spasial dalam format Shapefile perlu divisualisasikan di Google Earth untuk publikasi, presentasi seminar, atau lampiran laporan penelitian.

4. Pemerintah Daerah

Data spasial RTRW, perizinan, dan batas administrasi yang disimpan dalam Shapefile bisa dikonversi ke KML untuk ditampilkan di portal GIS publik atau dibagikan ke masyarakat.

Spesifikasi Teknis

Format Input

  • Format: ESRI Shapefile (dikemas dalam .zip)
  • Komponen wajib: .shp, .shx, .dbf
  • Max file size: 3MB (gratis), 50MB (Galerigis Pro)

Geometri yang Didukung

  • Point, MultiPoint
  • PolyLine, MultiPolyLine
  • Polygon, MultiPolygon

Format Output

  • KML: XML plain text (.kml)
  • KMZ: Compressed KML (.kmz)
  • Projection: WGS84 (EPSG:4326)

Alternatif: Tools Konversi Lainnya

Upgrade ke Galerigis Toolbox Unlimited

Fitur Galerigis Toolbox Unlimited

  • βœ“Unlimited conversions β€” Tanpa batas harian
  • βœ“Batch processing β€” Upload 50+ files sekaligus
  • βœ“File lebih besar β€” Batas dinaikkan dari 3MB
  • βœ“Hanya Rp 15.000 / 1 hari
Upgrade Sekarang β†’

Kesimpulan

Converter SHP to KML ini memungkinkan Anda mengubah data Shapefile menjadi format yang bisa dilihat oleh siapa saja di Google Earth β€” tanpa perlu software GIS. File Anda tidak pernah dikirim ke server β€” semua diproses langsung di perangkat Anda.

Untuk workflow profesional dengan styling lanjutan, layout peta cetak, dan batch processing, pertimbangkan Galerigis Pro.