Panduan Lengkap Konversi GeoJSON ke Shapefile
Apa itu GeoJSON?
GeoJSON adalah format data geospasial berbasis JSON (JavaScript Object Notation) yang ringan dan mudah dibaca. Format ini menjadi standar de facto untuk pertukaran data spasial di web β digunakan oleh Leaflet, Mapbox, Google Maps API, OpenLayers, dan hampir semua platform web mapping modern.
Meskipun GeoJSON sangat populer di dunia web, software GIS desktop tradisional seperti QGIS, ArcGIS, dan tools pemerintahan masih dominan menggunakan Shapefile (SHP) sebagai format standar.
Kenapa Perlu Convert GeoJSON ke Shapefile?
1. Kompatibilitas dengan Software GIS Desktop
Banyak instansi pemerintah, konsultan, dan organisasi masih menggunakan Shapefile sebagai format utama. Konversi ke SHP memastikan data Anda bisa dibuka di semua software GIS tanpa masalah.
2. Pengiriman Data ke Pihak Ketiga
Klien atau mitra kerja yang tidak familiar dengan GeoJSON membutuhkan data dalam format Shapefile. Format ini sudah menjadi "bahasa universal" di industri GIS.
3. Integrasi dengan Workflow Pemerintah
Sebagian besar sistem informasi geospasial pemerintah (SIGAP, SIMTARU, WebGIS BPN) menerima input dalam format Shapefile.
4. Legacy System Support
Sistem lama (legacy) yang dibangun sebelum era GeoJSON hanya bisa membaca Shapefile. Konversi diperlukan untuk integrasi data.
Cara Menggunakan Converter Ini
Langkah 1: Siapkan File GeoJSON
File GeoJSON bisa didapat dari berbagai sumber:
- Web mapping applications β Leaflet, Mapbox Studio, kepler.gl
- API services β OpenStreetMap Overpass, Mapbox API
- QGIS β Export layer as GeoJSON
- geojson.io β Tool online untuk membuat GeoJSON
- Programming β Output dari Python (GeoPandas), R, atau JavaScript
Langkah 2: Upload File
Drag & drop file .geojson atau .json ke area upload. Maksimal 3MB.
Langkah 3: Download Shapefile
File ZIP berisi komponen Shapefile lengkap (.shp, .shx, .dbf, .prj, .cpg) langsung didownload.
Struktur Output Shapefile
| File | Fungsi |
|---|---|
| .shp | Data geometri (titik, garis, polygon) |
| .shx | Index spasial untuk akses cepat |
| .dbf | Data atribut (tabel) |
| .prj | Sistem proyeksi (WGS84) |
| .cpg | Encoding karakter (UTF-8) |
Troubleshooting
Problem #1: "Invalid GeoJSON"
- Pastikan file berformat FeatureCollection yang valid
- Validasi di geojsonlint.com
Problem #2: "Mixed geometry types"
- Shapefile hanya mendukung satu tipe geometri per file
- Tool ini otomatis memisahkan Point, Line, dan Polygon ke file terpisah dalam satu ZIP
Spesifikasi Teknis
- Input: GeoJSON (.geojson, .json) β FeatureCollection
- Max size: 3MB (gratis)
- Output: ZIP berisi .shp, .shx, .dbf, .prj, .cpg
- Proyeksi: WGS84 (EPSG:4326)
- Geometri: Point, LineString, Polygon (termasuk Multi-)
Alternatif: Tools Konversi Lainnya
- SHP to GeoJSON Converter β Kebalikannya
- KML to SHP Converter β Konversi file Google Earth
- SHP to KML Converter β Export ke Google Earth
- Excel to KML Converter β Plot koordinat dari Excel
Upgrade ke Galerigis Toolbox Unlimited
Fitur Galerigis Toolbox Unlimited
- βUnlimited conversions β Tanpa batas harian
- βBatch processing β Upload 50+ files sekaligus
- βFile size 50MB β Tanpa batasan 3MB
- βHanya Rp 50.000 / 7 hari
Kesimpulan
Converter GeoJSON to SHP ini menjembatani dunia web mapping modern dengan software GIS desktop tradisional. Proses 100% di browser, cepat dan privasi terjamin.